Diberdayakan oleh Blogger.

Penyebab Perut Sakit Saat Menstruasi

Perut sakit saat menstruasi adalah hal yang biasa bagi wanita, karena merupakan gejala normal dari serangkaian Premanstrual Syndrome atau PMS.  PMS disebabkan adanya faktor hormonal karena tidak sempurnanya proses ovulasi yang mengakibatkan tidak seimbangnya hormon estrogen dan progesteron.

Penyebab Perut Sakit Saat Menstruasi
Penyebab Perut Sakit Saat Menstruasi

Ketika seorang wanita menstruasi, hormon tertentu dilepaskan oleh tubuh. Hormon-hormon tersebut, yang disebut prostaglandin, bekerja merangsang kontraksi otot yang diperlukan untuk meluruhkan lapisan rahim. Seiring otot rahim berkontraksi dalam upaya meluruhkan lapisan dinding rahim, rasa nyeri atau kram pun ikut menyertai. Kontraksi ini menjadi makin kencang sebagai bagian dari peluruhan dinding rahim saat menstruasi. Meskipun kontraksi menstruasi tidak sekuat kontraksi yang dialami selama persalinan dan melahirkan, otot yang terlibat sebenarnya sama. Kontraksi tersebut menekan pembuluh darah yang mengelilingi rahim, sehingga memutuskan suplai darah dan oksigen ke rahim dan menyebabkan otot terkait kekurangan oksigen. Ketiadaan oksigen inilah yang menyebabkan jaringan rahim melepaskan bahan kimia prostaglandin yang memicu otot rahim terus berkontraksi dan menciptakan rasa nyeri. Namun, kekurangan oksigen serta rasa sakit umumnya hanya terjadi sementara.

Selain itu, prostaglandin juga memicu kondisi lain seperti mual, diare, lemas, dan sakit kepala yang kerap menyertai nyeri. Diduga sebagian wanita memproduksi prostaglandin dalam jumlah lebih banyak sehingga lebih merasakan nyeri dibandingkan yang lain.

Hal lainnya, perut sakit saat menstruasi juga dihubungkan dengan adanya asupan vitamin B, kalsium, dan magnesium. Gejala Premanstrual Syndrome akan muncul satu atau dua minggu sebelum wanita mengalami menstruasi. Gejala-gejala yang biasanya terjadi saat wanita PMS adalah payudara nyeri dan mengalami bengkak, mengalami pusing, nyeri pada perut bagian bawah, kembung, depresi, dan kelelahan.

Beberapa penyebab Perut sakit saat menstruasi pada wanita


Kram

Kram biasanya berlangsung satu hingga tiga hari, karena kontraksi pada rahim. Seperti yang telah dijelaskan di atas. Kram perut bisa diatasi dengan aktivitas fisik seperti olahraga atau fitnes, atau dengan mandi air hangat, mengompres perut dengan kantung air panas, dan istirahat. Tapi jika kram sudah tidak tertahankan, kamu bisa minum ibuprofen, atau konsultasilah ke dokter.

Fibroid

Fibroid merupakan jenis tumor jinak yang tumbuh di dinding uterus. Terjadi jika tumor berada cukup dekat dengan lapisan rahim atau menghambat peredaran darah ke lapisan tersebut. Fibroid tidak selalu membahayakan, tapi bisa memengaruhi kesuburan dan berpotensi menyebabkan keguguran. 

Pelvic Inflammatory Disease (PID)

PID adalah infeksi pada organ resproduksi wanita, biasanya disebabkan oleh penyakit kelamin menular, bahkan bisa tanpa hubungan seksual sekalipun. PID seringkali menimbulkan rasa sakit saat menstruasi, tapi intensitasnya tidak terlalu tinggi ketimbang endometriosis atau fibroid.

Endometriosis

Kondisi ini biasanya terjadi ketika endometrium tumbuh keluar uterus. Endometriosis menjadi salah satu penyebab utama timbulnya rasa sakit di perut ketika menstruasi. Tanda paling umum adalah rasa sakit yang tak tertahankan. 

kelainan lain yang dapat menimbulkan nyeri menstruasi sekunder antara lain: endometriosis, sindroma Allen, mosters, sindroma kongesti pelvis, kista ovarii dan tumor, penyakit infeksi panggul, adenomyosis, myoma uteri, polip uteri, sindroma asherman, kelainan kongenital, alat kontrasepsi intra uterin, stenosis dan sumbatan vagina, dan lain sebagainya. Demikian informasi tentang Penyebab Perut Sakit Saat Menstruasi. Semoga informasi ini bermanfaat bagi pembaca setia.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

author
Autor Perempuans
Portal Perempuan Indonesia Yang Memberikan Informasi Seputar Wanita, Gadis, Cewek serta Kegemarannya